IKLAN

Buku Tamu

Visitors

My Blog Fans

SHARE ON

Tuesday, September 6, 2011

Foto-foto Pemabuk yang Unik dan Kocak + Video

 




















Tambahan lagi nih...

Cara ampuh menghilangkan rasa pedas



Kemaren2 saya nonton sebuah acara di makan2 di TV, ternyata ada tips yang menarik loh..
Semua tahu, mungkin ada beberapa orang ada yg ga tahan sama rasa pedas di lidah,seperti makan sambal. Nah kalau sudah kepedesan, biasanya kita pasti minum air atau minum air es. Sebenarnya air kurang efektif untuk mengurangi rasa pedas di lidah, bahkan terkadang kebanyakan minum air bikin kembung atau malah bikin rasa pedas semakin bertambah.

Sebenernya bumbu-bumbu pedas yang ada dalam masakan pedas umumnya berminyak. Seperti yang kita pelajari dulu, minyak ga dapat larut dalam air. Nah makanya air kurang efektif untuk menghilangkan pedas.

Apa yg harus kita lakukan?
Ada beberapa cara untuk menghilangkan rasa pedas :

1. Makan roti
Roti akan menyerap minyak penyebab rasa pedas yg masih menempel di lidah


2. Minum susu

susu mengandung zat yang disebut “casein” yang dapat mengikat bumbu2 pedas yang berminyak


3. Alkohol

alkohol dapat larut dalam minyak, sehingga dapat segera mencerna bumbu pedas yang menempel d lidah

Seni Merobek Kertas

Robekan Kertas Wang Jiang Berbuah Karya Seni

Seni menggambar tidak hanya harus dengan menggunakan kuas atau alat lukis lainnya. Di China, seorang seniman membuat potret tokoh-tokoh dunia dari hasil merobek pada selembar kertas.
  





Wang Jiang, pemuda berusia 25 tahun mulai belajar seni merobek kertas sejak tujuh tahun lalu. Hingga saat ini Wang telah menciptakan lebih dari seribu gambar.

Biasanya Wang hanya mengandalakan imajinasi dalam membuat suatu karya. Namun saat ini gambar yang digemarinya adalah membuat profil wajah dari tokoh politik dan figur terkenal dunia, seperti Barack Obama dan Osama bin Laden. Wang juga pernah membuat gambar sederet selebritas dunia, seperti Michael Jackson, Bruce Lee serta David Beckham.

Menurut Wang, merobek kertas merupakan seni yang sangat mudah, Namun, itu diperlukan latihan bertahun-tahun untuk membuat gambar subyek yang akurat, tanpa menggunakan sketsa atau garis saat awal merobek kertas. Untuk menyelesaikan satu karya, Wang memerlukan waktu 10 - 15 menit, dan membutuhkan konsetrasi penuh agar menghasilkan karya bagus.

Seni merobek kertas merupakan seni tradisional. Seni ini telah ada di China sejak ribuan tahun silam.

Anak yang tidak boleh berkeringat...

Bagi kebanyakan keluarga, bermain di pantai dan menikmati sinar matahari merupakan momen liburan yang sempurna. Tapi untuk pasangan Wendy Shires dan Richard Harpin, sinar matahari dan hari yang panas dapat berakibat fatal pada putri mereka.

Hannah Harpin, 8 gadis cilik asal Huddersfield, West Yorkshire, didiagnosis mengalami gangguan genetik ectodermal displasia, yang menjadikan kelenjar keringatnya gagal bekerja.




Siswa sekolah dasar ini merupakan satu dari delapan orang Inggris dan 30 orang di seluruh dunia yang diketahui menderita sindroma Hay-Wells, jenis ectodermal displasia.

Bila berada di cuaca yang kelewat hangat, tubuhnya berisiko mengalami panas berlebih yang menjadi sumber pemicu kondisi fatal. Orangtuanya memastikan tubuh Hannah tetap dingin dengan semprotan air dingin, es dan kipas angin.

Richard, 40, yang berprofesi sebagai manajer mengatakan, "Kami harus sangat berhati-hati agar tubuhnya tak terlalu hangat. Kami memakaikan handuk basah dan sering merendam topi bisbolnya di air."

"Dia selalu tidur dengan kipas menyala dan tak pernah keluar rumah saat hari panas. Saat bermain di taman, ia harus selalu berhati-hati agar tak berkeringat," ujar sang ayah.

"Jika kami tidak melakukannya, kami tak tahu apa yang akan terjadi. Ia akan mengalami hal yang mengerikan."

Sebagai akibat dari gangguan ini, Hannah hampir tidak memiliki rambut, ia mempunyai bulu mata tipis dan mata kiri yang tak dapat dibuka sempurna. Hannah juga memiliki jari kaki berselaput, menggunakan alat bantu dengar yang dimasukkan dalam tulang telinga (BAHA) untuk mengeluarkan suara dengan mendengarkan getaran tulang mastoid, juga tidak memiliki saluran air mata.

Ibunya, 37, mengatakan, "Saat bayi, kami tahu ketika marah dia hanya dapat menatap karena dia tak dapat memproduksi air mata. Setelah lahir kami menemui begitu banyak dokter sebelum mengetahui apa yang dialaminya."

Menurut dokter, kondisi Hannah merupakan genetika langka yang dapat dimiliki sebuah keluarga dalam rentang 100 tahun. "Kami tidak tahu siapa yang mewariskannya, dan ini lebih umum terjadi pada anak perempuan."

Menurut ibundanya, saat mulai menyadari kondisinya, Hannah secara teratur selalu membawa botol air. Putrinya pun sempat menanyakan perihal penyebab rambut yang rontok. "Dia mengajukan banyak pertanyaan dan bertanya 'apakah saya terkena kanker? Kami lalu mendiskusikan sindroma Hay-Wells."

Meski putri pertama mereka mengalami gangguan genetik langka, putri mereka yang lain, Amelia, 4, belum menunjukkan hal serupa. Dengan kondisi yang langka, pasangan ini mendapat dukungan luas, terutama 'Jeans for Gen', sebuah kelompok yang mendukung dan mengatasi gangguan akibat genetik langka.

Pada pertemuan di Cheltenham yang dijadwalkan 7 Oktober mendatang, ia akan menemui dua gadis lain dengan kondisi serupa.

Mobil anti macet seharga 1.8 m

Mobil Anti Macet Terrafugia adalah sebuah prototype Mobil yang bisa berubah menjadi pesawat terbang. Dengan menggunakan mobil terbang ini dijamin kita akan lolos dari kemacetan lalulintas.

Terrafugia mampu terbang sejauh 724 Km dalam mode pesawat, dan sanggup dipacu hingga 185 Km/ Jam dalam mode mobil biasa.

Terrafugia disebut dengan Transition Roadable Aircraft, yang dilengkapi sayap yang dapat melipat secara otomatis dalam waktu 30 detik, hal seperti ini seperti mengadopsi buka tutup atap pada Mobil Convertible dalam waktu yang hampir sama.

Setelah sayap ini ditekuk, maka mobil anti macet ini akan berjalan normal layaknya kendaraan roda empat lain dan tetap muat jika diparkir di sebuah garasi mobil normal, sehingga Mobil ini sangat flexible untuk digunakan. Terrafugia dijual sekitar Rp. 1.8M.



Sunday, September 4, 2011

Mata Uang Logam Milik BI yang belum pernah anda lihat sebelumnya !!


Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 2.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
Penerbitan : 17 August 1970
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 4,93 gram
- Tebal : -
- Diameter : 18,00mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 5.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 17 August 1970
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 12,43 gram
- Tebal : -
- Diameter : 30,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 10.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 17 August 1970
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 24,68 gram
- Tebal : -
- Diameter : 40,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 20.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 17 August 1970
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 49,37 gram
- Tebal : -
- Diameter : 50,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 25.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 17 August 1970
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 61,71 gram
- Tebal : -
- Diameter : 55,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 5.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Perak
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 October 1974
Warna Dominan
- Depan : Putih
- Belakang : Putih
Ukuran
- Berat : 35,00 gram
- Tebal : 2,87 mm
- Diameter : 42,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 100.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 October 1974
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 33,347 gram
- Tebal : 2,49 mm
- Diameter : 34,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1987
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1987
Pecahan : Rp 10.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Perak
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 October 1987
Warna Dominan
- Depan : Putih
- Belakang : Putih
Ukuran
- Berat : 19,44 gram
- Tebal : -
- Diameter : 36,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1987
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1987
Pecahan : Rp 200.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 October 1987
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 10,00 gram
- Tebal : -
- Diameter : 25,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Save The Children Fund/1990
Seri/ Emisi : Seri Save the Children Fund/1990
Pecahan : Rp 10.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Perak
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 December 1992
- Penarikan : 31 December
Warna Dominan
- Depan : Putih
- Belakang : Putih

Ukuran
- Berat : 19,44 gram
- Tebal : -
- Diameter : 36,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Save The Children Fund/1990
Seri/ Emisi : Seri Save The Children Fund/1990
Pecahan : Rp 200.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 01 December 1992
- Penarikan : 31 December
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning
Ukuran
- Berat : 10,00 gram
- Tebal : -
- Diameter : 25,00 mm

Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Demokrasi/1995
Seri/ Emisi : Seri Demokrasi/1995
Pecahan : Rp 300.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih
- Penerbitan : 16 August 1995
Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 17,00 gram
- Tebal : 1,85 mm
- Diameter : 25,00 m

Followers